Positive Thinking


positifHari ini saya terkesan dengan kalimat yang dilontarkan dari Yemima muridku. Tiap kali ia bisa menyelesaikan soal-soal pertanyaan maka ia akan menyeletuk, “Ima pinter!” Hah…, sambil menghela nafas panjang. “Ini anak yang sombong ataukah anak yang terlalu percaya diri”, pikirku dalam hati.

Lucu… (sambil tersenyum dalam hati)!
Memang suatu kali saya pernah membaca buku-buku motivasi yang ditulis oleh para motivator terkenal. Dalam salah satu kutipan yang masih kuingat berbunyi, “Pikirkan dan katakan apa yang kamu inginkan. Anggap hal itu benar-benar sudah nyata di depan matamu, maka segala sesuatu yang kamu inginkan akan benar-benar terjadi dan datang kepadamu kemudian.”

Jika fenomena ini adalah suatu kebenaran yang absolut, bukankah tidak ada salahnya jika seseorang yang berprofesi guru mendalami ilmu motivasi ini untuk diterapkan dan menularkannya kepada muridnya untuk menggali kemampuan-kemampuan terpendam yang dimilikinya.

Berpikir positif adalah kekuatan.
Berpikir negatif kelemahan.
Tidakkah anda setuju dengan pernyataan itu? Jika anda setuju, kenapa tidak anda kembangkan kepada diri anda dan murid anda untuk berpikir positif. Mungkin perlu kita diam sesaat mendengarkan suara-suara di sekeliling kita. Lebih dominan yang mana? Pikiran positifkah atau pikiran negatifkah? Jawabannya pasti yang ke dua. Kesimpulannya, jika ingin membalikkan dunia, berbaliklah dari pikiran negatif ke menuju pikiran positif.
Semua ini karena anda kuat.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Draft Kurikulum 2013


tutwuri handayaniTerdapat isu yang mengemuka di dunia pendidikan Indonesia belakangan ini. Hal ini terkait dengan adanya draft Kurikulum 2013 yang mulai dilakukan uji publik pada bulan Nopember 2013 dibeberapa wilayah oleh Kemendikbud. Uji publik pertama kali dilakukan di Universitas Negeri Manado di Tomoho (Sulawesi Utara) pada tanggal 24 Nopember 2012.

Inti pada draft Kurikulum 2013 ini adalah penyederhanaan dan tematik integratif. Pada kelas SD penyederhanaan ini dapat dilihat pada jumlah mata pelajaran yang dimampatkan. Semula ada 10 mata pelajaran (Kurikulum 2006, KTSP) menjadi 6 mata pelajaran (alternatif 1, draft Kurikulum 2013) dan 8 mata pelajaran (alternatif 2, draft Kurikulum 2013) tetapi meskipun begitu justru terjadi peningkatan jumlah jam belajar rata-rata 4 jam pelajaran per minggu pada semua kelas SD.

Selama ini dalam penerapan Kurikulum 2006 (KTSP) pembelajaran tematik sudah diterapkan pada kelas I – III SD namun warna mata pelajaran sangat kental dan berjalan sendiri-sendiri. Hal ini tampaknya ditangkap oleh Kemendikbud sehingga dimunculkan kompetensi inti pada draft Kurikulum 2013 sebagai pengikat pembelajaran tematik yang lebih integratif. Bahkan pada draft Kurikulum 2013 ini, pembelajaran tematik akan diterapkan pada kelas I sampai dengan kelas VI SD. Salah satu dasar pemikiran penerapan pembelajaran tematik integratif pada kelas SD dalam draft Kurikulum 2013 ini adalah hasil pembelajaran yang menggembirakan pada sekolah-sekolah alternatif setelah menerapkan bentuk pembelajaran tematik ini.

struktur kurikulum 2013

Beberapa permasalahan yang akan mengemuka untuk dicarikan solusi jika draft Kurikulum 2013 benar-benar diterapkan pada SD adalah pada sistem penilaian dan alokasi waktu untuk mata pelajaran Bahasa Daerah. Selama ini ketika pembelajaran dilakukan secara tematik, namun pelaksanaan penilaian masih dilakukan berdasarkan pada Kompetensi Dasar (KD). Tepatkah ini? Jika akan ada Kompetensi Inti (KI) sebagai perajut antar Kompetensi Dasar (KD), bagaimana menerapkan penilaian otentik ini sehingga terintegrasi ke dalam pembelajaran yang tematik? Untuk itu perlu diciptakan sistem penilaian otentik yang aplikatif sehingga para guru tidak memiliki persepsi yang berbeda dalam melakukan penilaian dalam pembelajaran tematik.

Pada Kurikulum 2006 (KTSP) mata pelajaran Bahasa Daerah masih mendapatkan alokasi waktu untuk ditempatkan pada mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) sebanyak 2 jam pelajaran per minggu. Jika pada draft Kurikulum 2013 ini mata pelajaran tersebut sudah tidak mendapatkan alokasi waktu, apakah hal tersebut tidak sama artinya dengan mempercepat pengikisan budaya lokal?

Sebagai guru dan orang-orang yang peduli pada dunia pendidikan sangat bijaksana jika turut terlibat menjadi batu gosok di dalam proses penajaman kurikulum 2013 ini. Harapannya Kurikulum 2013 ini menjadi kurikulum yang reseptif dan mampu menjawab berbagai tantangan global untuk mewujudkan generasi emas Indonesia. Untuk itu silahkan menyimak draft Kurikulum 2013 dengan mengunduhnya melalui link di bawah ini.

Download draft Kurikulum 2013.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Kisi-kisi Soal Ujian Nasional 2012/2013


Pada tanggal 20 Nopember 2012 ini dengan resmi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menerbitkan Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan tentang Kisi-kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2012/2013. Kisi-kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal Ujian Nasional 2012/2013.

Peraturan ini diterbitkan dalam rangka penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013. Ada dua landasan hukum yang digunakan dalam penerbitan peraturan ini yaitu, 1) Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan 2) Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Setelah Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 ini diterbitkan, semoga dapat digunakan bagi sekolah, guru,  peserta didik dan  semua pihak yang terkait sebagai pegangan agar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi Ujian Nasional 2012/2013, sehingga penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun 2012/2013 yang akan digelar nanti benar-benar dapat berjalan sukses, baik dalam pelaksanaan maupun hasil.

  1. Download peraturan BSNP tentang Kisi-kisi Ujian Nasional 2012/2013.
  2. Download Kisi-kisi Ujian Nasional 2012/2013.
Dipublikasi di Berita | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar